Oleh: Worksite Pelita Hati | Mei 15, 2011

Distro Sufi

Rupanya di Kafe Sufi mulai di lauching produk yang sangat ditunggu-tunggu. Yaitu Distro Sufi. Para pengkafe sangat gembira dan penuh suka cita, apabila Distro Sufi ini benar-benar terwujud.

Karena dengan menggunakan pakaian dari Distro Sufi ini, nafsunya akan terkendali, jiwanya akan bersih, imannya akan kuat, dan Islamnya terwujud dalam keseharian bersama Allah Ta’ala.

Di luar dugaan yang mengantre untuk membeli distro berjubal mengalahkan antre tiket sepak bola. Tapi mereka tampak tertib dan khusyu’. Semakin tidak khusyu’ hatinya, tidak khudhu jiwanya, semakin jauh dari u[paya untuk mendapatkan pakaian bersih di Distro itu.

“Saudara-saudara sekalian“, kata manajer Kafe membuka acara launching. “Kita akan membuka acara yang kita tunggu-tunggu dengan penuh sabar dan ridho. Untuk itulah kami memuqoddimahi acara ini dengan sebuah kisah, ketika malam Lailatul Qadar, malam yang agung, tiba-tiba Syeikh Abul Hasan asy-Syadzily Sang Sulthonul Auliya’ bertemu Rasulullah saw, dan  bercerita, “Semalam aku bertemu rasulullah saw, dan beliau Rasulullah saw, bersabda padaku:

“Wahai Ali, bersihkan bajumu dari kotoran, engkau akan mendapatkan anugerah Allah di setiap nafasmu.”
“Wahai Rasulullah, bajuku yang mana itu?” tanyaku.

Maka rasulullah saw, bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memberimu lima pakaian:

  1. Pakaian Cinta
  2. Pakaian Ma’rifat
  3. Pakaian Tauhid
  4. Pakaian Iman
  5. Pakaian Islam.
  • Siapa yang m,encintai Allah swt, segalanya akan terasa hina.
  • Siapa yang ma’rifat kepada Allah swt, segala sesuatu menjadi kecil.
  • Siapa yang bertauhid kepada Allah swt, ia tidak akan musyrik selamanya.
  • Siapa yang beriman kepada Allah swt, ia aman dari segalanya.
  • Siapa yang Islam hanya bagi Allah, akan sedikit maksiatnya, dan jika maksiat ia langsung memohon ampun kepadaNya. Jika memohon maaf diterimalah maafnya.”

“maka saat itulah aku faham apa yang difirmankan Allah Azza wa-Jalla,: “Makasucikanlah bajumu.”

Usai pidato pembukaan itu, sang manajer Kafe lalu tersentyum dengan senyuman yang serasa luas bagai lautan. Teduh, dalam, dan mendamaikan.
Para pengkafe baru faham, apa sesungguhnya Distro Sufi yang hakiki.

sumber : Suinews.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: